Kamis, 28 Februari 2013
Prediksi Real Madrid vs Barcelona 2 Maret 2013
Prediksi Real Madrid vs Barcelona 2 Maret 2013 - El Clasico akan kembali digelar pada lanjutan La Liga Spanyol, Sabtu (2/3) malam WIB. Pertemuan antara Real Madrid vs Barcelona sendiri kali ini merupakan pertemuan yang ke-165 semenjak pertama kali berhadapan di tahun 1929, di mana los Blancos menundukkan Blaugrana 2-1.Dari sejarah pertemuan kedua kubu, tercatat Real Madrid telah meraih 50
Download WeChat For Blackberry
WeChat adalah layanan komunikasi pesan teks melalui smartphone yang akhir-akhir ini mengemuka di dunia termasuk di Indonesia. Aplikasi layanan pesan singkat ini sendiri dikembangkan oleh Tencent dari China dan dapat berjalan untuk berbagai produk smartphone, seperti halnya melalui Android, iPhone, BlackBerry, Windows Phone, dan platform Symbian.
Dalam aplikasi layanan pesan singkat WeChat
Rabu, 27 Februari 2013
Tips Membeli Mobil Bekas
Tips Membeli Mobil Bekas - Memiliki mobil adalah indaman setiap orang saat ini. Bagi yang masih kekurangan dana, maka membeli mobil bekas merupakan solusi terbaik untuk tetap bisa memilikinya. Dengan membeli mobil bekas, maka biaya bisa ditekan sampai 40% dari nilai harga mobil baru pada awal tahun pertama.
Meski terbukti dapat menghemat biaya. Namun membeli mobil bekas mungkin akan membutuhkan
Sejarah ASEAN dan PBB
Pada tulisan kali ini blog Karo Cyber akan berbagi informasi tentang sejarah ASEAN dan PBB, dimana kedua organisasi internasional ini didirikan untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, keamanan internasional, pengembangan ekonomi, perlindungan sosial, hak asasi dan pencapaian perdamaian dunia. Adapun yang paling pertama di bahas dalam tulisan ini adalah tentang ASEAN.ASEANASEAN adalah
Benarkah Paus Masuk Islam?
Paus Masuk Islam - Paus Benediktus XVI secara resmi telah mengumumkan pengunduran dirinya pada tanggal 11 Februari 2013 yang lalu. Meski sudah menyatakan diri akan mundur dari jabatan sebagai Paus, tetapi pihak Vatikan telah menegaskan bahwa kepausan Benediktus XVI baru akan berakhir pada tanggal 28 Februari 2013 mendatang.
Pengumuman pengunduran diri yang dilakukan oleh Paus Benediktus XVI
Klub Terkaya di Dunia 2013
Majalah bisnis terkemuka di dunia, Forbes kembali merilis informasi tentang klub terkaya di dunia pada tahun 2013. Adapun dua raksasa klub asal Spanyol, yaitu Real Madrid dan Barcelona masih menduduki posisi pertama dan kedua dalam daftar klub terkaya di dunia tersebut.Pencapaian yang diperoleh Real Madrid sebagai klub terkaya selama kurun delapan tahun secara berturut-turut di dunia telah
Cara Menghilangkan Uban dengan Air Santan
Air santan adalah cairan berwarna putih yang dihasilkan dari kelapa parut dan diperas bersamaan dengan air dan biasanya dijadikan sebagai penyedap makanan ternyata juga memiliki fungsi lain untuk kecantikan, yaitu untuk memperlambat pertumbuhan uban.
Selain untuk untuk memperlambat pertumbuhan uban, santan kelapa juga dapat digunakan untuk menghilangkan ketombe dan sekaligus menjadikan rambut
Selasa, 26 Februari 2013
Cara Mendapatkan Tiket Promo Pesawat Air Asia
Cara Mendapatkan Tiket Promo Pesawat Air Asia - Air Asia adalah salah satu maskapai penerbangan terkenal dengan tarif murah, serta memiliki rute terbang terluas di kawasan Asia Pasifik. Selain dikenal sebagai maskapai penerbangan murah Air Asia juga merupakan salah satu maskapai yang paling sering mengeluarkan promo tiket sangat murah untuk destinasi tertentu.
Sejauh ini mungkin ada sebagian
Video Hasil Barcelona vs Real Madrid 27 Februari 2013
Inilah video hasil pertandingan Barcelona vs Real Madrid pada semifinal Copa del Rey yang berlangsung di Camp Nou, Rabu (27/2/2013) dinihari WIB. Tampil sebagai tim tamu, Real Madrid akhirnya berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor 1-3. Dengan kemenangan ini anak asuhan Jose Mourinho melaju mulus ke final dengan kemenangan agregat 4-2.
Adapun gol yang tercipta pada pertandingan ini terjadi
Dampak Kurang Tidur Bagi Kesehatan
Insomnia atau gejala kesulitan tidur bagi seseorang adalah merupakah hal paling sering dialami oleh sebagian besar masyarakat perkotaan akhir-akhir ini. Berbagai penyebab terjadinya insomnia bagi seseorang dapat dipengaruhi oleh faktor bekerja pada malam hari, sering berubah-ubahnya jadwal kerja, penggunaan alkohol yang berlebihan, dan juga bisa merupakan akibat dari efek samping obat dan
Senin, 25 Februari 2013
Tips dan Cara Membersihkan Wajah
Tips dan Cara Membersihkan Wajah - Membersihkan wajah untuk menghilangkan kotoran dan sekaligus memelihara kecantikan adalah salah satu upaya yang kerap dilakukan oleh setiap wanita. Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka perlu diketahui bagaimana tips dan cara membersihkan wajah yang baik dan benar, mulai dari pemilihan produk yang tepat, hingga bagaimana gerakan pembersihan yang
Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli
Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli - Manajemen adalah kosa kata yang berasal dari bahasa Perancis kuno, yaitu menegement yang berarti seni melaksanakan dan mengatur. Sejauh ini memang belum ada kata yang mapan dan diterima secara universal sehingga pengertiaanya untuk masing-masing para ahli masih memiliki banyak perbedaan.Secara umum manajemen juga dipandang sebagai sebuah disiplin ilmu
Minggu, 24 Februari 2013
Contoh Prediksi Soal UN SMA 2013
Contoh Prediksi Soal UN SMA 2013 - Ujian Nasional (UN) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) akan berlangsung pada 15 hingga 17 April 2013 mendatang. Dalam rangka untuk mendapatkan nilai dengan hasil yang maksimal, tentu berbagai upaya-upaya masih dapat teman-teman lakukan dari sekarang, mulai dari mengikuti bimbingan belajar intensif dan lain sebagainya. Selain mengikuti bimbingan belajar
Cara dan Teknik Merangkai Bunga
Cara dan Teknik Merangkai Bunga - Rangkaian bunga yang indah tentu akan dapat membuat suasana ruangan Anda semakin terlihat menarik. Dari rangkaian bunga tentu akan dapat menambahkan arna tersendiri yang tentunya mungkin sedang dibutuhkan didalam ruangan Anda. Selain memberikan keindahan, rangkaian bunga pada sebuah ruangan juga dapat menambahkan sentuhan kelas dan gaya untuk dekorasi
Jumat, 22 Februari 2013
Video Fatin Shidqia Lubis Rumor Has It
Video Fatin Shidqia Lubis Rumor Has It - Fatin Shidqia Lubis kembali tampil memukau pada ajang X Factor Indonesia, Jumat (22/02/2013) malam. Gadis berusia 16 tahun tersebut tampil menjadi peserta kelima didepan judges dengan membawakan lagu berjudul Rumor Has It yang dipopulerkan oleh Adele.
Penampilan Fatin Shidqia mendapatkan pujian dari Ahamd Dhani yang berkata bahwa aksi Fatin pada malam
Kamis, 21 Februari 2013
Cara Alami Mengatasi Perut Kembung
Cara Alami Mengatasi Perut Kembung - Perut kembung kerap menjadikan diri menjadi tidak nyaman ketika melalukan berbagai aktivitas. Adapun penyebab dari perut kembung itu sendiri dapat diakibatkan oleh berbagai faktor, yaitu adanya reaksi kimia dari makanan tertentu yang di konsumsi, atau akibat dari gangguan pencernaan lain seperti sindrom iritasi usus dan sembelit.
Terlepas dari berbagai
ANALISIS EKONOMI PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TERPADU PADA TANAMAN NANAS
ANALISIS EKONOMI PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TERPADU PADA TANAMAN NANAS
(Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Managemen Usaha Pertanian)
OLEH :
REZKI HERU ADITYA
NIM : 111510501122
PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS JEMBER
2012
ANALISIS EKONOMI PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TERPADU PADA TANAMAN NANAS
PENDAHULUAN
Dalam bercocok tanam, memperoleh hasil yang tinggi merupakan tujuan utama. Namun pada kenyataannya para petani cenderung merugi, hal tersebut dikarenakan berbagai macam kendala, salah satunya dikarenakan oleh eksternal seperti faktor abiotis atau OPT. Faktor biotis adalah makhluk hidup yang menimbulkan kerusakan pada tanaman, seperti manusia, hewan/binatang, serangga, jasad mikro ataupun submikro dan lain sebagainya.
Dalam mengatasi hal tersebut berbagai macam cara sudah dilakukan, salah satunya dengan penyemprotan pestisida kimia, namun dalam kenyataannya produksi terus menurun. Selain produksi yang menurun dampak lain yang sering dirasakan adalah membengkaknya biaya untuk perawatan, dan bahkan nilai pendapatan yang diperoleh oleh petani cenderung tidak sesuai dengan biaya pengendalian yang dilakukan atau merugi.
Kerugian atau pembengkakan biaya pengendalian tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor, seperti penentuan ambang ekonomi dan ambang tindakan yang sesuai. Ketidaksesuaian komponen tersebut dalam pengendalian OPT dapat menyebabkan pengendalian sia-sia apabila terlambat, dan menambah biaya produksi apabila dilakukan pada kisaran kerusakan skala kecil. Oleh karena itu diperlukan suatu menegemen pengendalian yang benar misalnya dengan system PHT (pengendalian hama penyakit terpadu).
PEMBAHASAN
Konsep analisis ekonomi pengendalian hama dan penyakit terpadu pada tanaman nanas antara lain meliputi:
A. Ambang ekonomi untuk pengendalian.
Ambang Ekonomi adalah batas populasi hama atau kerusakan oleh hama yang digunakan sebagai dasar untuk digunakannya pestisida. Jika sudah berada jauh ditas ambang ekonomi, maka pengendalian akan sia-sia karena kerusakan sudak dalam sekala besar. Sedangkan jika dibawah ambang maka penyemprotan akan menambah biaya produksi. Ambang ekonomi ditulis dalam bentuk matematis sebagai berikut:

Untuk menetapkan pengambilan keputusan yang tepat diperlukan suatu kaidah keputusan yang disebut dengan istilah tingkat kerusakan ekonomi (TKE) dan ambang ekonomi (AE). Hubungan antara nisbah kerusakan tanaman dan biaya pengendalian
dengan populasi OPT (Headley 1975) dimana :
P = populasi OPT
M/B = nisbah kerusakan tanaman dan biaya pengendalian OPT
(M/B = 1) = nilai kerusakan tanaman yang dapat diselamatkan setara
dengan biaya pengendalian yang dibutuhkan untuk mencegah kerusakan tersebut.
B. Ambang tindakan
Rata-rata biaya pengendalian (C) = Rp. 5.743.452/ha
Rata-rata harga nanas (V) = Rp. 750/kg
maka :
Rp. 750/kg x 1
= 7.657,936 kg/ha
Nilai ini setara dengan tingkat kerusakan terjadi sebesar :
= 7.657,936 kg/ha x 100%
= 32,59%
Berarti tingkat kejadian penyakit sebesar itu (33%) atau tingkat kerugian masih pada kisaran 5%, sehingga perlu melakukan tindakan penyelamatan agar tidak mengalami kerugian dan masih dalam keadaan layak untuk ditangani artinya pengendalian belum sia-sia. Nilai AT dapat berubah dengan berubahnya harga komoditas dan biaya pengendalian.
KESIMPULAN
Apabila pengendalian dilakukan pada tingkat kerusakan yang parah atau jauh diatas ambang tindakan maka pengendalian akan sia-sia, namun apabila dilakukan jauh dibawah ambang tindakan(AT), maka justru akan menambah biaya saja. Hal tertsebut dikarenakan apabila dibawah AT maka jumlah biaya akan tidak sebanding dengan efek yang ditimbulkan. Dampak ekonomi ketika tingkat serangan kurang dari 37%, maka keuntungan berkurang 5%, tingkat serangan antara 37 sampai 40% keuntungan berkurang 52% dan tingkat serangan diatas 40% mengakibatkan kerugian sebesar 45%.
DAFTAR PUSTAKA
Amalia. 2008. Analisis Ekonomi Serangan Penyakit Layu (Pineapple Mealybug Wilt-associated Virus/PMWaV) PadaTanaman Nanas. IPB. Bogor.
Roja, Atman. 2009. Pengendalian Hama Dan Penyakit Secara Terpadu (Pht) Pada Padi Sawah. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Barat. Solok.
ANALISIS EKONOMI PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TERPADU PADA TANAMAN NANAS
(Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Managemen Usaha Pertanian)
OLEH :
REZKI HERU ADITYA
NIM : 111510501122
PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS JEMBER
2012
ANALISIS EKONOMI PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TERPADU PADA TANAMAN NANAS
PENDAHULUAN
Dalam bercocok tanam, memperoleh hasil yang tinggi merupakan tujuan utama. Namun pada kenyataannya para petani cenderung merugi, hal tersebut dikarenakan berbagai macam kendala, salah satunya dikarenakan oleh eksternal seperti faktor abiotis atau OPT. Faktor biotis adalah makhluk hidup yang menimbulkan kerusakan pada tanaman, seperti manusia, hewan/binatang, serangga, jasad mikro ataupun submikro dan lain sebagainya.
Dalam mengatasi hal tersebut berbagai macam cara sudah dilakukan, salah satunya dengan penyemprotan pestisida kimia, namun dalam kenyataannya produksi terus menurun. Selain produksi yang menurun dampak lain yang sering dirasakan adalah membengkaknya biaya untuk perawatan, dan bahkan nilai pendapatan yang diperoleh oleh petani cenderung tidak sesuai dengan biaya pengendalian yang dilakukan atau merugi.
Kerugian atau pembengkakan biaya pengendalian tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor, seperti penentuan ambang ekonomi dan ambang tindakan yang sesuai. Ketidaksesuaian komponen tersebut dalam pengendalian OPT dapat menyebabkan pengendalian sia-sia apabila terlambat, dan menambah biaya produksi apabila dilakukan pada kisaran kerusakan skala kecil. Oleh karena itu diperlukan suatu menegemen pengendalian yang benar misalnya dengan system PHT (pengendalian hama penyakit terpadu).
PEMBAHASAN
Konsep analisis ekonomi pengendalian hama dan penyakit terpadu pada tanaman nanas antara lain meliputi:
A. Ambang ekonomi untuk pengendalian.
Ambang Ekonomi adalah batas populasi hama atau kerusakan oleh hama yang digunakan sebagai dasar untuk digunakannya pestisida. Jika sudah berada jauh ditas ambang ekonomi, maka pengendalian akan sia-sia karena kerusakan sudak dalam sekala besar. Sedangkan jika dibawah ambang maka penyemprotan akan menambah biaya produksi. Ambang ekonomi ditulis dalam bentuk matematis sebagai berikut:

Untuk menetapkan pengambilan keputusan yang tepat diperlukan suatu kaidah keputusan yang disebut dengan istilah tingkat kerusakan ekonomi (TKE) dan ambang ekonomi (AE). Hubungan antara nisbah kerusakan tanaman dan biaya pengendalian
dengan populasi OPT (Headley 1975) dimana :
P = populasi OPT
M/B = nisbah kerusakan tanaman dan biaya pengendalian OPT
(M/B = 1) = nilai kerusakan tanaman yang dapat diselamatkan setara
dengan biaya pengendalian yang dibutuhkan untuk mencegah kerusakan tersebut.
B. Ambang tindakan
Rata-rata biaya pengendalian (C) = Rp. 5.743.452/ha
Rata-rata harga nanas (V) = Rp. 750/kg
maka :
Rp. 750/kg x 1
= 7.657,936 kg/ha
Nilai ini setara dengan tingkat kerusakan terjadi sebesar :
= 7.657,936 kg/ha x 100%
= 32,59%
Berarti tingkat kejadian penyakit sebesar itu (33%) atau tingkat kerugian masih pada kisaran 5%, sehingga perlu melakukan tindakan penyelamatan agar tidak mengalami kerugian dan masih dalam keadaan layak untuk ditangani artinya pengendalian belum sia-sia. Nilai AT dapat berubah dengan berubahnya harga komoditas dan biaya pengendalian.
KESIMPULAN
Apabila pengendalian dilakukan pada tingkat kerusakan yang parah atau jauh diatas ambang tindakan maka pengendalian akan sia-sia, namun apabila dilakukan jauh dibawah ambang tindakan(AT), maka justru akan menambah biaya saja. Hal tertsebut dikarenakan apabila dibawah AT maka jumlah biaya akan tidak sebanding dengan efek yang ditimbulkan. Dampak ekonomi ketika tingkat serangan kurang dari 37%, maka keuntungan berkurang 5%, tingkat serangan antara 37 sampai 40% keuntungan berkurang 52% dan tingkat serangan diatas 40% mengakibatkan kerugian sebesar 45%.
DAFTAR PUSTAKA
Amalia. 2008. Analisis Ekonomi Serangan Penyakit Layu (Pineapple Mealybug Wilt-associated Virus/PMWaV) PadaTanaman Nanas. IPB. Bogor.
Roja, Atman. 2009. Pengendalian Hama Dan Penyakit Secara Terpadu (Pht) Pada Padi Sawah. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Barat. Solok.
Pengenalan Hama Pasca Panen Pada Beberapa Komoditi (Biji Kopi).
LAPORAN PRAKTIKUM
TEKNOLOGI PANEN DAN PASCA PANEN
Acara : Pengenalan Hama Pasca Panen Pada Beberapa Komoditi (Biji Kopi).
Tanggal : 29November 2012
Tempat : Laboraturium Hama Dan Penyakit Tumbuhan (HPT)
| Tujuan : Untuk mengetahui morfologi, gejala, dan cara pengendalian pada masing-masing jenis hama gudang. |
NAMA : REZKI HERU ADITYA
NIM : 111510501122
GOL : KAMIS/KELAS C
| Nilai : | |
PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS JEMBER
2012
BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Produk pasca penen merupakan hasil dari produksi tanaman yang dipanen dengann tujuan untuk memberikan nilai tambah dan keuntungan bagi petani maupun konsumen, namun produk pertanian merupakan jenis produk yang mudah rusak, Kerusakan produk tersebut akan berpengaruh pada nilai jual, kwalitas, nilai gizi dan penampilan produk. Kerusakan produk pertanian dapat dikarenakan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah hama, jenis hama yang menyerang produk pertanian pada fase lepas panen atau penyimpanan, disebut sebagai hama pasca panen, atau hama gudang.
Hama pasca panen atau hama gudang adalah jenis hama yang menyeran hasil dari produksi tanaman, baik buah, biji, tongkol dll. Hama gudamg mempunyai sifat dan karakterkhusus yang berbeda jika dibandingkan dengan hama-hama yang menyerang dilapangan, hal ini sangant berkaitan dengan ruang lingkup hidupnya yang terbatas yang tentunya memberikan pengaruh faktor luar yang terbatas pula. Walaupun hama gudang (produk dalam simpanan) ini hidupnya dalam ruang lingkup yang terbatas, namunmemiliki berbagai macam jenis, spesies, karakteristik yang beragam,dimana setiap masing-masing jenis hama memiliki dampak dan penanggulanagn yang berbeda.Pada dasarnya penggolongan jenis hama pasca panen yang menyerang produk dalam gudang dapat diamati menurut taksonominya.
Hama yang terdapat dalam gudang tidak hanya menyerang produk yang baru saja dipanen melainkan juga produk industri hasil pertanian. Produk tanaman yang disimpan dalam gudang yang sering terserang hama tidak hanya terbatas pada produk bebijian saja melainkan produk yang berupa dedaunan (teh, kumis kucing, dan lain sebagainya) dan kekayuan atau kulit kayu misalnya kayumanis, kulit kina, dan lainnya. Biasanya hama gudang yang sering dijumpai pada berbagai komoditi yang ada, besasal dari golongan ordo Coleoptera beberapa diantaranya yaitu, Tribolium castaneum, Tribolium confusum, Sitophilus oryzae, Callocobruchus spp, dll.
1.2 Latar Belakang
1. Untuk mengetahui morfologi, gejala, dan cara pengendalian pada masing-masing jenis hama gudang.
2. Mengetahui jenis-jenis hama yang menyerang pada berbagai macam bahan hasil produkti tanaman.
BAB 2. TINAJUAN PUSTAKA
Hama pascapanen adalah organisme-organisme yang merusak hasil pertanian baik yang telah dipanen atau lewat masa panen. Kerusakan adalah berhubungan dengan kondisi produk yang menunjukkan adanya habitat serangga, bekas makanan seperti berlubang, alur gerekan. Sedangkan kehilangan adalah akibat adanya aktifitas serangga (termakan) sehingga akan mengurangi jumlah material yang disimpan (Kartasapoetra, 1991).
Menurut (Kartasapoetra, 1991). Secara umum, faktor yang mempengaruhi perkembangan dari hama pascapanen dibagi ke dalam 2 faktor :
1. Faktor luar (Eksternal) : terdiri dari iklim, makanan, musuh alami, dan manusia
2. Faktor dalam (Internal); lebih banyak dipengaruhi oleh faktor genetik hama itu sendiri.
2. Faktor dalam (Internal); lebih banyak dipengaruhi oleh faktor genetik hama itu sendiri.
Hama gudamg mempunyai sifat yang khusus yang berlainan dengan hama-hama yang menyerang dilapangan, hal ini sangant berkaitan dengan ruang lingkup hidupnya yang terbatas yang tentunya memberikan pengaruh factor luar yang terbatas pula, sehingga memiliki klasifikasi tersendiri. Yang dimaksud dengan klasifikasi atau penggolongan ialah pengaturan individu dalam kelompok, penyusunan kelompok dalam suatu sistem, data individu dan kelompok menentukan hama itu dalam sistem tersebut. Letak hama hama dalam system sudah memperlihatkan sifatnya (Toekidjo, 1996).
Berbagai macam usaha untuk menanggulangi hama pasca panen antara lain yaitu :
1. Musuh alami
Musuh alami hama ini antara lain Anisopteromalus calandrae How (parasit larva), semut merah dan semut hitam yang berperan sebagai predator dari larva dan telur hama. Penagendalian hama ini dapat dilakukan dengan cara melakukan penjemuran produk simpanan pada terik matahari, diharapkan dengan adanya penjemuran ini hama Sitophilus oryzae dapat terbunuh, dengan pengaturan tempat penyimpanan, dan dengan melakukan fumigasi terhadap produk yang disimpan (Anugeraheni, 2002).
2. Bahan kimia
Penggunaan pestisida kimia dalam pengendalian hama tanaman saat ini banyak menimbulkan dampak negatif. Masalah pencemaran lingkungan merupakan akibat yang jelas terlihat, selain itu penggunaan pestisida secara terus menerus juga dapat menyebabkan resistensi hama dan bahkan meninggalkan residu pestisida pada produk hasil pertanian yang bisa berbahaya apabila dikonsumsi manusia.
3. Pestisida nabati
Ekstrak biji dan daun nimba (Azadirachta indica L) memiliki senyawa-senyawa penting dalam mengendalikan hama, antar lain yaitu: azadirachtin, salanin, dan meliantriol. Ketiga senyawa tersebut digolongkan ke dalam kelompok tripenoid yang merupakan bahan pestisida alami, tetapi yang paling efektif adalah azadirachtin. Mimba tidak membunuh hama secara cepat tetapi berpengaruh terhadap daya makan, pertumbuhan, reproduksi, proses ganti kulit, menghambat perkawinan dan komunikasi seksual (Rukmana dan Yuniarsih, 2003).
BAB 3 PEMBAHASAN
Pada kelompok kami hasil produksi tanaman yang diamati adalah biji kopi, dan hama yang ditemukan adalah Tribolium castaneum. Hama ini juga disebut hama bubuk beras, bubuk Tribolium bukan hama yang khusus menyerang beras atau tepungnya. Hama Tribolium hanya memakan sisa komoditas yang telah terserang hama Sitophilus oryzae sebelumnya yang berbentuk tepung (hama sekunder). Hama ini tidak hanya ditemukan dalam komoditas beras, tetapi juga terdapat pada gaplek, dedak, beaktul yang ada di toko maupun di rumah. Kemungkinan besar ditemukannya hama ini pada biji kopi dikarenkan oleh faktor penyimpanan yang berdekatan antara biji kopi dan beras, sehingga hama ini menginfeksi dan bersarang pada biji kopi.

Kumbang T. confusum berwarna coklat kemerah-merahansampai gelap, bentuk tubuhnya pipih dengan panjang berkisar antara 3 - 4 mm. Ordo coleopteran tenebrionidae dan berkembang pada suhu 20-37,50 C. Kartasapoetra (1991) menyatakan bahwa tipe antena kumbang ini adalah menggada. Memiliki sungut bertipe klavat atau sungut membesar ke ujung secara bertahap. Tiap induk atau kumbang betina dapat menghasilkan telur 450 butir sepanjang siklus hidupnya, telur diletakkan dalam tepung atau pada bahan-bahan lain yang sejenis yang merupakan pecahan-pecahan kecil. Memiliki bagian mata sempit dengan 1-2 mata facet. Larva bergerak aktif karena memiliki 3 pasang kaki torakal. Larva-larva ini selama perkembangannya mengalami pergantian kulit antara 6 - 11 kali, tetapi tidak jarang pula hanya 6 - 7 kali, ukuran larva yang telah dewasa antara 8 – 11 mm. Menjelang masa berkepompong larva ini akan muncul di permukaan material, tetapi setelah menjadi imago selanjutnya masuk kembali ke dalam material. Siklus hidupnya sekitar 35 - 45 hari.
Gejala yang ditimbulkan oleh Trybolium confusum yaitu :
1. Terdapat tepung di partikel bahan makanan.
2. Menyerang pada jagung, kopra, rempah-rempah, orgum tepung terigu, kacang tanah, biji kakao, beras dan lain-lain.
3. Setelah menetas larva dapat bergerak aktif pada tepung atau material makanan.
Pengendalian yang dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan oleh hama ini dapat dilakukan dengan melakukan penjemuran terhadap komoditas simpanan pada waktu tertentu dengan pengeringan yang sempurna. Selain itu juga dapat dilakukan fumigasi terhadap produk pasca penen dengan menggunakan fumigan yang tidak berbahaya bagi kesehatan manusia.
BAB 4. KESIMPULAN
Dari praktikum yang dilaksanakan, dapat diperoleh beberapa kesimpulan, antara lain yaitu :
1. Serangga hama di penyimpanan, terutama hama-hama penting adalah serangga yang telah teradaptasi pada lingkungan penyimpanan dengan baik, karena habitat penyimpanan merupakan reservoir alaminya dan toleransinya yang tinggi terhadap faktor fisik di penyimpanan.
2. Serangga Tribolium confusum merupakan hama penting yang biasa ditemukan pada padi dan jatrang ditemukan pada biji kopi.
3. Perkembangan hama pasca panen dapat dihambat dengan perlakuan modifikasi aspek lingkungan yang bertentangan dengan siklus hidup hama tersebut, misal dengan manipulasi suhu.
DAFTAR PUSTAKA
Anggara, A.W. 2007. Hama Gudang Penyimpanan Padi. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. PUSLITBANGTAN, Jawa Barat. h. 14-20.
Kartasaputra. 1991. Hama Hasil Tanaman Dalam Gudang. Rineka Cipta. Jakarta.
Maryam dan T. Mulyana, 2009. Insektisida Botani Pasti Ramah Lingkungan. Diunduh dari http://www.pustaka-deptan.go.id/publikasi/wr251034.pdf (3 November 2009).
Toekidjo, Martoredjo. 1996. Ilmu Penyakit Lepas Panen. Ghalia Indonesia. Jakarta.
Retnowati, E, 1999. Isolasi dan karakterisasi zat aktif dalam biji Annona muricata sebagai senyawa insektisida.. Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta. h.50-51.
Rukmana, R dan Y. Yuniarsih, 2003. Nimba, Tanaman Penghasil Pestisida Alami. Kanisius, Yogyakarta.
Langganan:
Komentar (Atom)